My World
Tuesday, May 12, 2015
sekilas kau mungkin tak sehangat sosok ibu. Namun tak sedikitpun aku pernah meragukan besarnya kasih sayangmu..
Tulisanku ini datang sebagai
penawar kegundahan hati yang Papa miliki. Ya, mulai sekarang Papa tak perlu
khawatir lagi, karena pria pilihanku benar-benar lihai menjaga hati.Papa memang tak selantang atau seterbuka Mama dalam menunjukkan cinta.
Ketika aku masih balita, Papa tak akan gusar dan cemas berlebihan
ketika melihatku jatuh dari sepeda.Papa tak banyak
bicara. Papa justru langsung mengambil sikap dan mengobati
kakiku yang terluka. Di sanalah aku mengerti, ada sejumlah rasa cemas dan
peduli yang juga Papa punyai.Aku paham Pah, porsi kasih sayang yang Papa dan
Mama miliki sama besarnya. Papa banting tulang demi memenuhi segala
kebutuhan. Pun aku tak pernah lupa ketika Papa sedia memeras
keringat lebih lama dari biasanya demi mendapatkan uang tambahan, demi bisa
membelikan satu dua benda yang sungguh aku inginkan.Kasih
sayang Papa pun semakin aku resapi ketika aku menginjak usia
hampir dewasa dan sedang menimba ilmu di kota
tetangga. Papa sering meneleponku walau tanpa banyak kata.
Menanyakan keadaanku dan kapan aku kembali menginjak rumah demi menggenapi
jumlah keluarga. Sekali lagi aku benar-benar memahami, bahwa
cinta Papa padaku sungguh tak terukur dalamnya.Aku paham kegelisahan
yang Papa miliki makin menjadi ketika aku mulai menginjak usia remaja. Masa
dimana aku telah mulai mengenal sedikit cinta dan ya, tentu saja
pria. Papa tak segan selalu terjaga tiap malam demi menungguku,
terlebih lagi di malam sabtu. Demi memastikan anak gadisnya masuk ke rumah
dalam keadaan utuh.Aku juga mengerti bahwa diam-diam Papa menyeleksi
para pria yang masuk ke kehidupanku. Tak selalu bersikap ramah dan terbuka
pada setiap pria merupakan bagian dari ujian. Sorot tajam menilai pun
sering Papa layangkan. Mencoba menelaah lebih dalam demi
mengukur kadar kejujuran. Ya, semua itu Papa lakoni demi mendapatkan
calon menantu pilihan. Yang memang sanggup membahagiakan dan kepadanyalah
anak gadismu akan diserahkan.Sekarang Papa tak perlu lagi digilas rasa gelisah.
Ya, pria yang akan segera mendampingiku ini sanggup menjaga hatiku, Yaaa..Dia
memiliki karakter seperti Papa.
Jauh dekatnya jalinan kita, aku sayang Papa dan
perasaanku selamanya akan tetap sama. Papa tetaplah juaranya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment